PAMONG SE-DIY IKUTI KIRAB MANGAYUBAGYA 80 TH SRI SULTAN HB X

Agung Sriawan 07 April 2026 10:40:55 WIB

Sida Samekta Jurangjero. Sri Sultan Hamengku Buwono X, menerima sekitar 12 ribu warga Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) dalam rangka merayakan ulang tahunnya yang ke-80 pada Kamis 2 April 2026.

Ribuan warga tumpah ruah di kawasan Jalan Malioboro hingga Kraton Ngayogyakarta Hadiningrat untuk mengikuti kirab budaya dan menyerahkan hasil bumi sebagai bentuk penghormatan kepada Rajanya.

Pawai ini melibatkan masyarakat umum, Lurah, serta Pamong Kalurahan dari 438 kelurahan dan desa di DIY, yang dimulai sejak pukul 07.30 WIB.

Para peserta kirab berjalan dari berbagai penjuru Malioboro menuju Kraton, dengan urutan perwakilan dari Kota Yogyakarta, Sleman, Bantul, Kulon Progo, hingga Gunungkidul. Dalam prosesi ini, warga menyerahkan berbagai hasil bumi dan potensi unggulan daerah, yang dikenal dengan istilah "gelondong pengarem-arem", sebagai simbol penghormatan kepada Sultan.

Rombongan kirab kemudian mengelilingi Pargelaran Kraton sebelum akhirnya diterima langsung oleh Sultan. Selama prosesi berlangsung, Sri Sultan berdiri hampir tiga jam, mulai pukul 08.30 WIB hingga 11.30 WIB, untuk menyambut setiap warganya satu per satu.

Ngarso Dalem  juga mensyukuri hasil bumi yang dibawa oleh warga, dan menegaskan bahwa seluruh hasil tersebut akan dikembalikan kepada masyarakat melalui wali kota dan bupati agar dapat dimanfaatkan secara merata.

Acara ini merupakan sebuah agenda yang telah dipersiapkan selama dua bulan oleh Paguyuban Lurah dan Pamong Kalurahan DIY "Nayantaka". Ketua Umum Nayantaka, , menyatakan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk penghormatan serta ungkapan terima kasih masyarakat kepada pemimpinnya.

Antusiasme warga juga dirasakan oleh Lurah Jurangjero kapanewon Ngawen, Kabupaten Gunungkidul, Bapak Suparno. Bersama 21 Pamong Kalurahan, Kelompok Pemerintah Kalurahan Jurangjero telah bersiap sejak pukul 08.00 WIB untuk mengikuti kirab.

"Kami membawa hasil bumi berupa Gembili, Singkong, Padi, berbagai macam sayuran dan Produk UMKM. Doa kami semoga Ngarso Dalem diberi kesehatan, keselamatan, dan panjang umur," katanya.

Selama kegiatan berlangsung, Polda Daerah Istimewa Yogyakarta memberlakukan rekayasa lalu lintas dengan menutup akses Malioboro dari seluruh jenis kendaraan sejak pukul 06.00 WIB hingga kembali dibuka pada pukul 12.00 WIB setelah seluruh rangkaian acara selesai.

 

#MB80ThYDHBX

#Mangayubagyo80ThYuswaDalem

#SriSultanHBX

 

 

Belum ada komentar atas artikel ini, silakan tuliskan dalam formulir berikut ini

Formulir Penulisan Komentar

Nama
Alamat e-mail
Kode Keamanan
Komentar
 

Pencarian

Komentar Terkini

Media Sosial

FacebookTwitterGoogle PlussYoutubeInstagram

Statistik Kunjungan

Hari ini
Kemarin
Pengunjung

SAMBANG BUDAYA

Lancaran Dumadineng Gunungkidul